Langsung ke konten utama

Persiapkan Uangmu Wahai Tikus Berdasi

Terlepas apakah nanti tulisan saya ini akan dibaca oleh banyak orang atau tidak, saya hanya ingin menyampaikan keluh kesah didalam blog pribadi saya ini, keluh kesah mengenai kasus korupsi yang ada di indonesia, saya tidak bisa habis pikir mengenai pola pikir para koruptor, saya tidak tau, apakah jabatan dan uang sudah membuat mata hati mereka tertutup atau seperti apa.
saya sering melihat anak-anak kecil dijalanan harus menjual kue demi memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikannya sendiri, bahkan ada banyak anak kecil yang tidak bisa mendapatkan pendidikan, orang tua renta yang harus tidur dipinggir jalan , bekerja dengan cara mengayuh beca, menjadi juru parkir ditengah terik matahari, ibu-ibu harus mengayuh sepedanya untuk berdagang sayur demi mencukupi kebutuhan keluarganya, ada banyak warga kurang mampu yang tidak dapat berobat karena kekurangan biaya.
sedangkan para tikus berdasi itu menikmati uang rakyat dengan rakusnya dibalik kursi emas nya, tak ada rasa belas kasihan lagi didalam hatinya, karena ia tertutupi oleh kenikmatan dari hasil yang kotor.
tak mampu ia mendengarkan jeritan masyarakat yang kesusahan dalam menjalani hidup dinegeri nan elok ini.

Tak apa, nikmati saja semuanya sampai perutmu membuncit.
nikmati saja jeruji besi yang terasa bak hotel berbintang lima, jeruji besi yang bahkan lebih layak dari sebuah rumah rakyat kecil.
nikmati semuanya hingga engkau puas, karna tak ada yang mampu menghalau mu.
ku serahkan semuanya kepada Sang Maha Kuasa, karna hanya Ia yang mampu membalasmu kelak.
ku peringkatkan kepada engkau wahai sang koruptor, persiapkan segala uang dan harta yang telah engkau kumpulkan untuk membayar orang-orang yang dapat membantumu dihari pembalasan kelak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencela Presiden Tidak Merubah Apapun

Sebelum membaca lebih lanjut, saya ingin meminta maaf kepada para pembaca yang mungkin tidak sependapat dengan apa yang saya tulis disini, saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya melalui sebuah tulisan, tentang bagaimana sikap masyarakat terhadap seorang presiden. Saya adalah pengguna media sosial, dijaman seperti sekarang siapa yang tidak mengenal media sosial?media sosial sudah seperti sebuah kebutuhan, tidak hanya masyarakat umum saja yang menggunakan media sosial, tetapi seorang presiden pun juga menggunakannya. Menurut saya pribadi media sosial adalah hal yang sangat positif, dimana kita dapat saling berinteraksi didalamnya, tetapi sesuatu yang positif bisa menjadi negatif ketika kita tidak bisa menggunakannya secara baik, hal yang sangat memilukan bagi saya adalah ketika seseorang melakukan pencelaan terhadap orang lain melalui media sosial, tidak hanya kepada masyarakat biasa, komentar yang tidak layak dibaca pun kadang disampaikan oleh pengguna media sosial kepada seorang p...

Hello

Hello semuanya... Selamat datang di blog pribadi saya, didalam blog ini saya menulis berbagai macam hal random menurut opini saya sendiri, semoga apa yang saya tulis tidak menimbulkan efek negatif dan dapat bermanfaat untuk kawan-kawan pembaca semuanya :)

Toleransi

Hari ini saya mengikuti sebuah kegiatan yang diadakan oleh bem universitas dikampus, kegiatan ini dinamakan " Sosialisi Kerukunan Umat Beragama ", membahas tentang toleransi dan isu isu negara yang berkaitan dengan agama, hal menarik yang ingin saya tulis dan share disini adalah sebuah pertanyaan yang ditanyakan oleh salah satu peserta kepada pemateri kegiatan tersebut. Pertanyaannya kurang lebih seperti ini " Apakah pancasila sudah sempurna menurut bapak?saya pernah berdebat dengan orang yang mempunyai paham radikal, dia menyebutkan bahwa pancasila belum sempurna dan perlu diperbaiki?lantas bagaimana bapak menanggapi hal tersebut? ". bapak pemateri tersebut menjawab dengan sangat baik, jawaban beliau sangat membuka pemikiran saya pribadi, beliau menjawab kurang lebih seperti ini " Ketika ditanya apakah pancasila sudah sempurna?maka jawaban saya adalah tidak ada yang sempurna dimuka bumi ini karena yang sempurna hanyalah milik ALLAH SWT dan orang-orang yang me...