Terlepas apakah nanti tulisan saya ini akan dibaca oleh banyak orang atau tidak, saya hanya ingin menyampaikan keluh kesah didalam blog pribadi saya ini, keluh kesah mengenai kasus korupsi yang ada di indonesia, saya tidak bisa habis pikir mengenai pola pikir para koruptor, saya tidak tau, apakah jabatan dan uang sudah membuat mata hati mereka tertutup atau seperti apa.
saya sering melihat anak-anak kecil dijalanan harus menjual kue demi memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikannya sendiri, bahkan ada banyak anak kecil yang tidak bisa mendapatkan pendidikan, orang tua renta yang harus tidur dipinggir jalan , bekerja dengan cara mengayuh beca, menjadi juru parkir ditengah terik matahari, ibu-ibu harus mengayuh sepedanya untuk berdagang sayur demi mencukupi kebutuhan keluarganya, ada banyak warga kurang mampu yang tidak dapat berobat karena kekurangan biaya.
sedangkan para tikus berdasi itu menikmati uang rakyat dengan rakusnya dibalik kursi emas nya, tak ada rasa belas kasihan lagi didalam hatinya, karena ia tertutupi oleh kenikmatan dari hasil yang kotor.
tak mampu ia mendengarkan jeritan masyarakat yang kesusahan dalam menjalani hidup dinegeri nan elok ini.
Tak apa, nikmati saja semuanya sampai perutmu membuncit.
nikmati saja jeruji besi yang terasa bak hotel berbintang lima, jeruji besi yang bahkan lebih layak dari sebuah rumah rakyat kecil.
nikmati semuanya hingga engkau puas, karna tak ada yang mampu menghalau mu.
ku serahkan semuanya kepada Sang Maha Kuasa, karna hanya Ia yang mampu membalasmu kelak.
ku peringkatkan kepada engkau wahai sang koruptor, persiapkan segala uang dan harta yang telah engkau kumpulkan untuk membayar orang-orang yang dapat membantumu dihari pembalasan kelak
sedangkan para tikus berdasi itu menikmati uang rakyat dengan rakusnya dibalik kursi emas nya, tak ada rasa belas kasihan lagi didalam hatinya, karena ia tertutupi oleh kenikmatan dari hasil yang kotor.
tak mampu ia mendengarkan jeritan masyarakat yang kesusahan dalam menjalani hidup dinegeri nan elok ini.
Tak apa, nikmati saja semuanya sampai perutmu membuncit.
nikmati saja jeruji besi yang terasa bak hotel berbintang lima, jeruji besi yang bahkan lebih layak dari sebuah rumah rakyat kecil.
nikmati semuanya hingga engkau puas, karna tak ada yang mampu menghalau mu.
ku serahkan semuanya kepada Sang Maha Kuasa, karna hanya Ia yang mampu membalasmu kelak.
ku peringkatkan kepada engkau wahai sang koruptor, persiapkan segala uang dan harta yang telah engkau kumpulkan untuk membayar orang-orang yang dapat membantumu dihari pembalasan kelak
Komentar
Posting Komentar