Hari ini saya mengikuti sebuah kegiatan yang diadakan oleh bem universitas dikampus, kegiatan ini dinamakan "Sosialisi Kerukunan Umat Beragama", membahas tentang toleransi dan isu isu negara yang berkaitan dengan agama, hal menarik yang ingin saya tulis dan share disini adalah sebuah pertanyaan yang ditanyakan oleh salah satu peserta kepada pemateri kegiatan tersebut. Pertanyaannya kurang lebih seperti ini "Apakah pancasila sudah sempurna menurut bapak?saya pernah berdebat dengan orang yang mempunyai paham radikal, dia menyebutkan bahwa pancasila belum sempurna dan perlu diperbaiki?lantas bagaimana bapak menanggapi hal tersebut?". bapak pemateri tersebut menjawab dengan sangat baik, jawaban beliau sangat membuka pemikiran saya pribadi, beliau menjawab kurang lebih seperti ini "Ketika ditanya apakah pancasila sudah sempurna?maka jawaban saya adalah tidak ada yang sempurna dimuka bumi ini karena yang sempurna hanyalah milik ALLAH SWT dan orang-orang yang mempunyai pemikiran ingin menerapkan khilafah di indonesia atau menjadikan negara indonesia menjadi negara islam, saya akan paparkan satu per satu, ada beberapa negara didunia ini yang menerapkan sistem islam dinegaranya, tetapi masih ada terdapat beberapa masalah dinegara tersebut, contohnya mungkin kesenjangan ekonomi, jadi tidak ada yang sempurna dimuka bumi ini, pancasila sudah sangat cocok dengan negara kita, mungkin itulah alasan ulama dan pejuang terdahulu menyetujui menjadikan pancasila sebagai landasan negara indonesia, perlu kita pahami, untuk menetapkan pancasila sebagai landasan negara, pastilah mereka para pejuang terdahulu sudah memikirkan secara matang dengan melihat dari berbagai macam permasalahan yang ada". Begitulah jawaban beliau, yang saya tulis mungkin susunan kata dalam kalimatnya tidak sama persis seperti apa yang beliau sampaikan, tapi yang saya paparkan disini adalah beberapa poin penting yang masih saya ingat.
Terlepas dari pertanyaan tadi, ada beberapa penyampaian materi yang sangat bagus, yaitu perihal toleransi, kerjasama, saling menerima dan saling memahami.
Pertama adalah tentang toleransi, toleransi merupakan level paling rendah dalam bernegara, apasih makna dari toleransi?toleransi adalah ketika saya tidak menyukai sesuatu, tetapi saya harus menghormati sesuatu itu hingga batas tertentu, contohnya anda bukan seorang perokok, ketika seseorang disamping anda merokok, anda menghormatinya dengan tidak memarahi orang tersebut, tetapi ketika asap rokok itu masuk kerongga hidung anda, anda merasa tidak nyaman dengan asap tersebut, akhirnya anda menegur perokok disamping anda dengan cara yang baik, itulah toleransi, level paling tengah adalah saling menerima dan saling memahami, menerima dan memahami memang hal yang sulit didalam perbedaan, tetapi sebagai warna negara yang baik haruslah kita bisa saling menerima dan saling memahami. Terakhir, level paling tinggi adalah kerjasama, tidak peduli apapun background kita sebagai warga negara, entah itu kita berbeda agama, bahasa, warna kulit dll. jika kita bisa saling bekerja sama membantu untuk membangun indonesia, maka kita sudah sampai pada level tertinggi itu, itulah yang dibutuhkan negara ini.
Demikian beberapa hal yang saya dapat dari sosialisasi tersebut, saya harap kawan kawan bisa membaca tulisan ini dengan pemikiran terbuka.
Terlepas dari pertanyaan tadi, ada beberapa penyampaian materi yang sangat bagus, yaitu perihal toleransi, kerjasama, saling menerima dan saling memahami.
Pertama adalah tentang toleransi, toleransi merupakan level paling rendah dalam bernegara, apasih makna dari toleransi?toleransi adalah ketika saya tidak menyukai sesuatu, tetapi saya harus menghormati sesuatu itu hingga batas tertentu, contohnya anda bukan seorang perokok, ketika seseorang disamping anda merokok, anda menghormatinya dengan tidak memarahi orang tersebut, tetapi ketika asap rokok itu masuk kerongga hidung anda, anda merasa tidak nyaman dengan asap tersebut, akhirnya anda menegur perokok disamping anda dengan cara yang baik, itulah toleransi, level paling tengah adalah saling menerima dan saling memahami, menerima dan memahami memang hal yang sulit didalam perbedaan, tetapi sebagai warna negara yang baik haruslah kita bisa saling menerima dan saling memahami. Terakhir, level paling tinggi adalah kerjasama, tidak peduli apapun background kita sebagai warga negara, entah itu kita berbeda agama, bahasa, warna kulit dll. jika kita bisa saling bekerja sama membantu untuk membangun indonesia, maka kita sudah sampai pada level tertinggi itu, itulah yang dibutuhkan negara ini.
Demikian beberapa hal yang saya dapat dari sosialisasi tersebut, saya harap kawan kawan bisa membaca tulisan ini dengan pemikiran terbuka.
Sesungguhnya tak ada satupun makhluk & tak ada sistem apa pun yang berasal atau dibuat oleh makhluk ciptaan Tuhan Allah SWT , itu dikatakan sempurna, karena manusia atau makhluk ciptaan Allah SWT tidak ada yang sempurna. Hanya Allah SWT sang pencipta yang Maha Sempurna ^_^
BalasHapus